free hit counter code
Jumat, Juni 21, 2024
BerandaBeritaKejahatan Perang Mungkin Terjadi dalam Penyanderaan Israel, Kata PBB

Kejahatan Perang Mungkin Terjadi dalam Penyanderaan Israel, Kata PBB

Tdia kantor hak asasi manusia PBB punya menyatakan keprihatinannya tentang kemungkinan kejahatan perang yang dilakukan oleh pasukan Israel dan kelompok bersenjata Palestina selama penggerebekan hari Sabtu ke kamp pengungsi Nuseirat di Gaza yang menyelamatkan empat sandera Israel dan membunuh ratusan warga Palestina.

“Ini adalah sebuah bencana besar, cara yang dilakukan di mana warga sipil—sekali lagi—terjebak di tengah-tengah hal ini,” kata Jeremy Laurence, juru bicara PBB. Pers Terkait.

Laurence mengatakan bahwa pasukan Israel mungkin telah melanggar hukum proporsionalitas, perbedaan, dan tindakan pencegahan setelah setidaknya 274 warga Palestina tewas dalam serangan itu, menurut pejabat kesehatan Palestina.

Laurence juga mengatakan bahwa kelompok bersenjata Palestina yang menyandera warga sipil Israel di daerah padat penduduk menciptakan “risiko tambahan” baik bagi warga sipil Palestina maupun para sandera. “Semua tindakan yang dilakukan kedua belah pihak mungkin merupakan kejahatan perang,” Laurence dikatakan.

Juru bicara PBB menyerukan pembebasan seluruh sandera yang tersisa, pengembalian sisa sandera yang meninggal, dan pertukaran tahanan Palestina.

Ini bukan pertama kalinya kekhawatiran mengenai kejahatan perang muncul di tengah perang Israel-Hamas yang sedang berlangsung. Bulan lalu, jaksa Pengadilan Kriminal Internasional Karim Khan meminta surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant, serta para pemimpin Hamas Yahya Sinwar, Mohammed Deif, dan Ismail Haniyeh atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Saat ini majelis hakim sedang mengkaji permohonan tersebut.

Baca selengkapnya: Apa Arti Surat Perintah Penangkapan ICC bagi Pemimpin Israel dan Hamas

Israel memulai kampanye militernya di Gaza setelah serangan Hamas pada 7 Oktober yang menewaskan 1.200 orang, sebagian besar adalah warga sipil. Kelompok militan juga menculik sekitar 250 orang.

Setidaknya 36.000 warga Palestina di Gaza telah terbunuh sejak Oktober, menurut Kementerian Kesehatan Gaza yang dipimpin Hamas, angka yang dianggap kredibel oleh AS dan PBB.

sumber

Yuli Santoso
Yuli Santoso
Yuli Santoso adalah editor berita terkemuka di sebuah surat kabar Spanyol. Dengan kecintaannya pada jurnalisme dan kemampuan untuk menemukan cerita yang menarik, ia telah menjadi yang terdepan dalam liputan berita tentang berbagai isu. Pendekatan obyektifnya dan kemampuannya berkomunikasi dengan jelas dan ringkas menjadikannya sumber terpercaya bagi pembaca.
RELATED ARTICLES

Most Popular