free hit counter code
Jumat, Juni 21, 2024
BerandaBeritaPerusahaan Sosial Membidik Peluang di Forum Air Dunia ke-10 di Indonesia

Perusahaan Sosial Membidik Peluang di Forum Air Dunia ke-10 di Indonesia

Dengan inovasi unik untuk menyediakan air minum bersih bagi komunitas yang kurang terlayani, perusahaan sosial India, JanaJal WOW (Water on Wheels), mencari peluang untuk memperluas segmen pasarnya ke luar negeri saat berpartisipasi dalam Forum Air Dunia ke-10 di Pulau Bali, Indonesia.

Dengan mendirikan stan di acara pameran di kawasan Nusa Dua, staf perusahaan tersebut disibukkan oleh pengunjung yang penasaran ingin mengetahui produk utamanya, yakni kendaraan roda tiga untuk pengiriman air minum bersih berbiaya rendah ke daerah-daerah terpencil.

Komunitas-komunitas ini dapat dengan mudah memesan air bersih melalui aplikasi seluler di beberapa kota dan desa di India, negara terpadat di dunia.

Dalam wawancara dengan Xinhua, Kapil Sharma, kepala informasi dan teknologi JanaJal WOW, mengatakan bahwa hingga saat ini, perusahaannya telah menyediakan lebih dari 200 juta liter air minum bersih. Kini, JanaJal WOW berharap dapat memperluas mereknya ke luar negeri karena sudah memiliki kantor cabang di Singapura.

Selama pameran tatap muka di sela-sela Forum Air Dunia ke-10, perusahaan ini terlibat dalam pembicaraan dengan peserta dari Senegal, Thailand, dan Indonesia.

“Forum ini adalah inisiatif yang luar biasa untuk mengumpulkan semua orang dari berbagai negara. Mereka datang dengan berbagai masalah, pandangan, dan solusi. Semuanya sangat antusias,” katanya, seraya menambahkan bahwa perusahaan mengharapkan setidaknya empat kemitraan dari acara tersebut.

Bagi Shana Fatina, seorang pengusaha sosial Indonesia, forum komunitas global air dan sanitasi yang diadakan antara 18 dan 25 Mei ini adalah momen untuk memperluas pandangannya dan mengejar kemitraan.

Fatina adalah CEO Komodo Water, sebuah perusahaan yang berbasis di kota nelayan Labuan Bajo di Indonesia timur, yang memproduksi produk air seperti air galon dan balok es, terutama untuk komunitas yang kurang terlayani dengan menggunakan teknologi terbarukan seperti pompa air tenaga surya di fasilitas air mereka.

Sebelum mendirikan perusahaan pada tahun 2010, Fatina yang tumbuh besar di ibu kota negara, Jakarta, menyaksikan bagaimana penduduk desa di Labuan Bajo dan sekitarnya memiliki akses yang buruk terhadap air bersih. Misalnya, beberapa penduduk desa harus menghabiskan waktu sekitar dua jam untuk mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sanitasi dan rumah tangga mereka.

Mereka tidak perlu lagi membeli galon air bersih dari luar yang jauh lebih mahal bagi mereka. Para nelayan tidak lagi perlu menggunakan kantong es plastik dan lebih banyak penduduk desa mulai bertani, tambahnya, seraya mengatakan bahwa penduduk desa juga menjual kembali produk air mereka untuk pendapatan tambahan.

Fatina juga menyatakan bahwa sebagian besar forum yang ia ikuti membahas penyediaan air bersih dalam skala besar, yang tidak relevan untuk bisnisnya. Sementara itu, Forum Air Dunia ke-10 telah memberinya peluang langka untuk menemukan mitra yang fokus pada penyediaan air bersih dalam skala kecil untuk populasi yang tersebar di pulau-pulau kecil.

Bambang Santoso
Bambang Santoso
Bambang Santoso adalah editor olahraga terkenal di surat kabar Spanyol. Dengan karir yang luas di bidang jurnalisme olahraga, ia telah meliput acara olahraga terkenal secara internasional. Pengalaman dan pengetahuan mendalamnya tentang berbagai disiplin olahraga memungkinkannya memberikan analisis mendalam dan berita relevan kepada pembaca. Karyanya dibedakan oleh ketelitian dan komitmennya terhadap keunggulan jurnalistik.
RELATED ARTICLES

Most Popular